SUAR MAS TOUR & TRAVEL


Go to content

INFORMASI BELANJA

TEMPAT BELANJA

Berbelanja di bali ?

Belanja oleh-oleh di Bali

Berbelanja di pasar tradisional Bali adalah seni, karena tawar menawar harus dilakukan. Malah kalau pembeli tidak bereaksi setelah pedagang menyebutkan harga, pedaganglah yang menantang untuk adu menawar: "Bisa kurang, kok. Maunya berapa ?" Justru di sinilah keunikannya. Tidak hanya karena pembeli dapat membeli barang dengan harga terbaik, namun juga ketika bertransaksi terjadi sebuah komunikasi yang hangat antara pembeli dan pedagang. Asalkan sabar sambil ramah mengajak ngobrol pedagang, bukan tidak mungkin Anda akan diberi harga bagus. Anda pun akan terenyuh melihat bagaimana mereka menepuk-nepukkan uang Anda ke barang dagangan sambil berharap rejekinya lancar hari itu. Berikut tempat-tempat yang dapat membuat Anda menjinjing tas belanjaan sambil tersenyum lebar :

* Denpasar. Sebagai pusat aktivitas jual beli bagi masyarakat lokal, pasar tradisional yang terbesar yaitu Pasar Kumbasari. Di sebelah utara pasar terdapat Jalan Gajahmada yang menjual barang kerajinan. Sedangkan di sebelah timurnya terdapat Jalan Sulawesi yang menjual beragam kain sehingga pemandangan warna-warninya akan mengingatkan Anda kepada film-film India. Di sebelah selatan adalah Jalan Hasanudin yang banyak berderet toko emas.

* Kuta. Di kiri-kanan jalan banyak penjaja kerajinan, pakaian, perhiasan, CD dan DVD, mebel, dan pernak-pernik kulit. Jika tidak tertarik membeli, hindari kontak mata dengan penjualnya atau melihat-lihat karena pedagang bisa terus memaksa untuk membeli dagangannya.

* Sanur. Pusat belanja di area ini terletak di Jalan Danau Tamblingan. Suasananya mirip dengan Kuta namun pedagang kaki limanya lebih sedikit. Kebanyakan barang diperdagangkan di toko-toko yang apik.

* Bypass. Aslinya bernama Jalan Ngurah Rai, jalan ini merupakan yang terlebar di Bali. Terletak antara Nusa Dua dan Sanur, di kiri-kanannya banyak toko barang antik, kerajinan tanah liat, batu alam dan mebel. Koleksinya bagus-bagus dan mungkin tidak dapat ditemui di daerah lain di luar Bali.

* Batu Bulan. Terletak di perbatasan Denpasar dan Gianyar, Batubulan terkenal akan pahatan batunya. Pemahat-pemahat di desa ini juga menerima pesanan yang dapat diantar langsung ke alamat manapun di seluruh dunia.

* Celuk. Terletak di rute menuju Ubud, Celuk adalah desa pengrajin perhiasan emas dan perak yang kualitasnya baik dan desainnya pun beragam.

* Sukawati. Inilah pasar favorit turis domestik untuk belanja oleh-oleh di Bali. Menjual pakaian, lukisan, patung, perhiasan khas Bali dengan harga miring.

* Ubud. Terkenal sebagai desa seni yang barang-barangnya berkualitas internasional, jangan lewatkan kunjungan ke pasar seni Ubud maupun galeri-galeri terkenal, seperti Agung Rai, Sumertha, Rudana, Sika, Neka, Hans Snel, dan Antonio Blanco.

* Tegalalang. Dari Ubud ke arah Kintamani, terdapat beragam ukiran kayu berwarna-warni dengan motif bunga, binatang, dan desain lainnya dipajang di toko-toko sepanjang jalan.

* Kamasan. Sebuah desa di Klungkung yang terkenal akan lukisannya yang disebut Kamasan, yaitu teknik menggambar dengan tinta hitam dan diwarnai dengan zat warna alami.

* Tenganan. Merupakan desa Bali Aga di Karangasem, Tenganan merupakan satu-satunya tempat yang menghasilkan kain Geringsing yang semua proses dan bahannya alami. Konon malah ada kain yang diwarnai dengan darah manusia. Karena prosesnya yang manual itu, kain ini harganya sangat mahal.

HALAMAN DEPAN | WISATA BALI | WISATA LOMBOK | WISATA JOGJA, BROMO | TEMPAT BELANJA | JADWAL PERJALANAN | PAKET TOUR | HOTEL | DOKUMENTASI | HUBUNGI KAMI | BUKU TAMU | Site Map


Suar Mas Tour & Travel | suarmas@gmail.com

Back to content | Back to main menu